Berita Itjen

11 Satker Kemenkes Raih Predikat WBK dari KemenPAN RB

11 Satker Kemenkes Raih Predikat WBK dari KemenPAN RB

Pembangunan ZI merupakan kebutuhan yang harus segera dilaksanakan oleh seluruh unit kerja untuk peningkatan percepatan pelayanan publik dan integritas. Dengan semakin banyaknya unit kerja pelayanan WBK/WBBM, diharapkan dapat menularkan “virus-virus” reformasi, perbaikan tata kelola, dan menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang antikorupsi dan melayani publik dengan baik.

Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan gerbang awal dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Keberhasilan pembangunan ZI dapat meningkatkan kepercayaan publik kepada kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.

Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma’ruf Amin yang turut hadir secara virtual, dalam  sambutannya menegaskan bahwa reformasi birokrasi dapat berhasil apabila didukung dengan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang tidak hanya unggul tapi juga berintegritas.

“Integritas lembaga maupun aparat harus ditegakkan sebagai formula untuk mencegah terjadinya korupsi yang sangat merugikan negara”, tegas Wapres.

Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi secara virtual dan langsung (21/12) memberikan penghargaan kepada seluruh satuan unit kerja pada Kementerian dan Lembaga, yang berhasil menerapkan zona Integritas sehingga memperoleh predikat WBK di masing-masing unit kerjanya.

Kementerian Kesehatan adalah salah satu Kementerian yang berhasil mendapatkan predikat WBK pada 11 satuan kerja diantaranya adalah:

  1. Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya
  2. Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Yogyakarta
  3. Balai kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar
  4. Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang
  5. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda
  6. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan
  7. Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang
  8. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta
  9. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
  10. Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar
  11. Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung

Penghargaan tersebut diharapkan semakin mendorong komitmen pimpinan instansi dalam menegakkan integritas dan komitmen pelayanan publik. (JP)

Share this Post: