Berita Itjen

Albertus Yudha Poerwadi, SE, AK, M.SI, CA, CPMA Dilantik Menjadi Inspektur IV

Albertus Yudha Poerwadi, SE, AK, M.SI, CA, CPMA  Dilantik Menjadi Inspektur IV

Jakarta (3/11), Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) melantik 10 orang Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Dr. J. Leimena, Gd. Dr. Adhyatma, MPH, Lt. 2. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari BKKBN, Badan POM dan Para Pimpinan Tinggi Kementerian Kesehatan.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Inspektur IV (Alberthus Yudha Poerwadi, SE, Ak, M.Si, CA, CPMA), yang sebelumnya bertugas di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pelantikan tersebut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keseharan, dr. Untung Suseno Sutardjo, M.Kes dan Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Drs. Purwadi, Apt, MM, ME.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa pimpinan tinggi pratama mempunyai peran penting dan strategis dalam struktur organisasi pemerintah. Pimpinan tinggi pratama merupakan jabatan antara dalam menjabat, menjembatani dan mengoperasionalisasikan kebijakan dan program pimpinan kementerian. Pimpinan tinggi pratama harus mampu mencerna, mengolah, dan merealisasikan kebijakan dan program yang telah ditetapkan dalam rangka menunjang tercapainya kinerja kementerian. 

    

Kepada Inspektur IV yang baru saja dilantik, Menteri Kesehatan berpesan bahwa tugas Inspektur IV adalah meningkatkan peran Inspektorat Jenderal sebagai konsultan, katalisator, dan jaminan kualitas mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan pengawasan. Inspektorat Jenderal sebagai aparat pengawasan intern di lingkungan Kementerian Kesehatan terhadap kinerja dan keuangan harus mampu membawa Kementerian Kesehatan ke arah yang lebih baik dan semakin dipercaya oleh masyarakat.   

Di akhir sambutannya Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa pimpinan tinggi pratama yang baru saja dilantik adalah pribadi yang benar-benar akan mampu menumbuhkan energi baru dan menghasilkan kinerja terbaik dari jabatan yang dipangkunya dan unit kerja yang dipimpinnya. Lebih lanjut, Menteri Kesehatan mengajak para pimpinan tinggi pratama yang baru saja dilantik untuk melaksanakan amanah yang mulia tersebut dengan sebaik-baiknya. Jaga dan pelihara integritas agar menjadi karakter kunci bagi seorang pemimpin karena dengan adanya nilai integritas yang diyakini seorang pemimpin akan mampu bersikap dan bertindak secara benar pada saat yang tepat. Melalui nilai integritas seorang pemimpin akan mampu membuat suatu keputusan yang objektif dan mampu menempatkan diri dari benturan kepentingan yang mungkin terjadi dan akan mempengaruhi kualitas keputusan yang dibuatnya. Pemimpin yang memiliki integritas akan mendapatkan kepercayaan dari bawahannya, dipercaya karena apa yang diucapkan juga menjadi tindakannya. Berikut adalah daftar nama pejabat Eselon II yang dilantik pada kesempatan tersebut:

Inspektorat Jenderal:

Alberthus Yudha Poerwadi, SE, Ak, M.Si, CA, CPMA sebagai Inspektur IV.

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan:

Dr. dr. Iwan Dakota, Sp.Jp (K), MARS sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta;

dr. Darwito, SH.Sp.B(K).Onk sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat DR. Sardjito Yogyakarta;

dr. Loli J. Simanjuntak, Sp.PD, MARS sebagai Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta;

dr. Celestinus Eigya Munthe, Sp.KJ, M.Kes sebagai Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. DR. R. D. Kandou Manado;

dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S, MARS sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Pelatihan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat:

dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit:

dr. Anas Ma'ruf, MKM sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan:

Sugianto, SKM, M.Sc.PH sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan.

Badan PPSDM Kesehatan:

Sugiyanto, S.Pd, M.App.Sc sebagai Kepala Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

 

Kontributor: AF, AR, dan AAB

 

 

 

 

Share this Post: