Berita Itjen

Evaluasi SAKIP untuk Perbaikan Kinerja Kualitas Publik

Evaluasi SAKIP untuk Perbaikan Kinerja Kualitas Publik

Bekasi, 23 April 2018. Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi, MPH mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan membuka Evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kementerian Kesehatan Tahun 2018 yang dilaksanakan mulai hari ini (23 April 2018) hingga 4 (empat) hari ke depan (27 April 2018).

 

Sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan, Bayu Teja Muliawan, Apt., M.Pharm., MM, penilaian kinerja Kementerian Kesehatan terus mengalami peningkatan  beberapa tahun terakhir. Untuk Penilaian LAKIP Tahun 2017 Kementerian Kesehatan mendapat predikat BB dengan Nilai 75,61, yang artinya Sangat Baik, Akuntabel, berkinerja baik, memiliki sistem manajemen kinerja yang andal (Permenpan 12 Tahun 2015).

 

 

Penguatan akuntabilitas kinerja merupakan salah satu program yang dilaksanakan dalam rangka reformasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Hal ini  adalah sesuatu yang sangat  penting dan strategis bagi penyelenggaraan suatu negara, karena instansi pemerintah dipacu untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporannya. Dalam pelaksanaan di lapangan, SAKIP juga menguji akuntabilitas seluruh proses yang berlangsung  melalui kegiatan evaluasi atas implementasinya sehingga teruji kebenarannya.  

Setiap pimpinan instansi pemerintah melakukan evaluasi atas implementasi SAKIP di lingkungannya stiap tahun. Hasil evaluasi digunkan untuk memperbaiki manajemen kinerja khususnya kinerja pelayanan publik di instansinya secara berkelanjutan. Menurut Perpres 29/2014, SAKIP adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah

“Saya mengajak Saudara-saudara sekalian untuk mencermati kembali proses implementasi SAKIP yang selama ini berjalan di unit kerja saudara masing-masing. Bila masih terdapat hal-hal atau aspek yang dapat ditingkatkan, maka segera rencanakan dan laksanakan dengan mempertimbangkan semua sumber daya yang ada. Kalau saudara merasa kinerjanya sudah baik, jangan lekas berpuas diri, cobalah membuka wawasan untuk membuat sasaran/target yang lebih tinggi lagi.”, tutur Irjen dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen juga mengingatkan kembali bahwa apa yang direncanakan, dilaksanakan, dan dilaporkan oleh tiap Unit Kerja yang dievaluasi akan menjadi dasar penilaian kinerja Kementerian Kesehatan. “Apa pun nilai yang Saudara hasilkan dari seluruh aktivitas itu pada akhirnya akan menjadi nilai untuk Kementerian Kesehatan. Wajah unit kerja saudara akan menjadi wajah Kementerian Kesehatan.”, tambah Irjen.

 

Pada kegiatan tersebut, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Heru Arnowo, SH, MM juga menjadi salah satu narasumber. Beliau menyampaikan paparan Evaluasi SAKIP Tahun 2017. Dalam paparannya, Sekretaris Itjen menyebutkan bahwa sasaran evaluasi SAKIP adalah seluruh Entitas Akuntabilitas Kinerja di lingkungan Kementerian Kesehatan yaitu 221 entitas akuntabilitas kinerja. Bagi Unit Organisasi Eselon I, wajib menyajikan seluruh Dana Dekonsentrasi dan Realisasi serta Capaian Kinerja sesuai Perjanjian Kinerja dalam Laporan Kinerja Tahun 2017. Sedangkan Unit Satuan Kerja wajib melakukan reviu internal terhadap Laporan Kinerja Tahun 2017.

Narasumber lainnya adalah Asisten Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi RI, Kamarudin, Ak., M.Sc. Narasumber menyampaikan paparan berjudul “Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Birokrasi”. Menurut Kamarudin, integrasi perencanaan, penganggaran, dan manajemen kinerja merupakan syarat perubahan pola pikir dan sistem yang mengarah kepada penghematan anggaran.

 

Kontributor: RSF

 

 

Share this Post: