Berita Itjen

Irjen Kemenkes: “Jangan Kotori Jabatan dengan Gratifikasi dan Suap”

Irjen Kemenkes: “Jangan Kotori Jabatan dengan Gratifikasi dan Suap”

Jakarta (31/7) Kementerian Kesehatan mengadakan kegiatan Konsolidasi dan Integrasi Penguatan Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dengan tema “Sinergi Poltekkes Kemenkes Dalam Mendukung Pembangunan Kesehatan di Era Revolusi Industri 4.0”. Acara yang diselenggarakan oleh Badan PPSDM Kesehatan itu bertempat di Krakatau Ballrooom Mercure Hotel, Ancol Jakarta dan dihadiri oleh para perwakilan dari  Poltekkes Kemenkes seluruh Indonesia. Poltekkes Kemenkes sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan PPSDM Kesehatan keberadaannya menjadi sangat penting sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga kesehatan yang bermutu dan terampil yang sesuai dengan kebutuhan baik dalam jumlah maupun jenisnya dalam rangka mendukung dan mencapai tujuan pembangunan kesehatan. Tujuan diselenggarakannya kegiatan konsolidasi ini adalah sinkronisasi program pembangunan kesehatan dengan pendidikan di Poltekkes Kemenkes, serta untuk meng-update perkembangan IPTEK pendidikan tenaga kesehatan sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan menuju lulusan SDM Kesehatan yang kompeten

Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Murti Utami, hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut dengan materi “Peran Poltekkes Kemenkes Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Program Pengawasan dan Pengendalian”. Dalam paparannya, Irjen membahas dan menjelaskan tentang gratifikiasi, suap dan pemerasan. “Jangan kotori jabatan Anda dengan gratifikasi dan suap”, pesan Irjen. Selanjutnya beliau juga menjelaskan tentang Pendidikan dan Budaya Anti Korupsi (PBAK) yang telah diberikan kepada seluruh mahasiswa Poltekkes dari Tahun 2014. Diakhir paparannya, Irjen berharap agar anak didik Kementerian Kesehatan dapat menjadi anak bangsa yang memiliki integritas tinggi.

Dalam kesempatan itu, Irjen hadir bersama dengan para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kementerian Kesehatan yang juga bertindak sebagai narasumber yaitu Sekretaris Jenderal Oscar Primadi, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kesehatan Kuwat Sri Hudoyo, Sekretaris Ditjen Pelayanan Kesehatan Agus Hadian Rahim, Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Eni Gustina, Sekretaris Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Arianti Anaya, Sekretaris Ditjen P2P Asjikin Iman Dahlan, dan Kepala Pusat Litbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Irmansyah. Bertindak sebagai moderator dalam diskusi panel tersebut adalah Sugiyanto, Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes. (GT, LY)

Share this Post: