Berita Itjen

Irjen Kemenkes: “Kita harus dapat menjadi Trusted Advisors”

Irjen Kemenkes: “Kita harus dapat menjadi Trusted Advisors”

Bogor (10/12) Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Murti Utami memberikan paparan dalam acara Workshop Penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Berbasis Risiko Tahun 2020 Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan. Paparan yang diberikan adalah tentang Arah Kebijakan Inspektorat Jenderal Tahun 2020. Workshop dihadiri oleh para pejabat tinggi pratama, pejabat struktural dan pejabat fungsional di lingkungan Inspektorat Jenderal. Irjen menyampaikan bahwa dalam melakukan pengawasan, Inspektorat Jenderal tidak boleh terlepas dari kebijakan Menteri Kesehatan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensinkronisasi PKPT berbasis risiko dan menetapkan profil risiko satuan kerja Kementerian Kesehatan melalui aplikasi Sistem Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko (SIPPISKO) dan melakukan pemetaan area yang akan dilakukan pengawasan atau Audit Universe.

Dalam paparannya, Irjen berpesan agar Satuan Pengawas Internal (SPI) pada Badan Layanan Umum (BLU) harus dikuatkan, SK tim harus dibentuk dan adakan pertemuan berkala dengan para SPI di BLU. Tujuannya adalah untuk berkoordinasi, sehingga Inspektorat Jenderal tidak lagi mengurusi hal-hal kecil yang ada di satuan kerja. Irjen juga menyebutkan bahwa program prioritas nasional saat ini adalah penurunan stunting, penguatan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), penurunan angka kematian ibu dan bayi, dan penurunan harga obat maupun alat kesehatan. Beliau menyampaikan agar Inspektorat Jenderal hendaknya dapat mengawal APBN yang diberikan untuk Kementerian Kesehatan.

Di akhir paparannya, Irjen berharap agar Inspetorat Jenderal dapat menjadi penasehat yang dapat dipercaya.

“Kita harus dapat menjadi “trusted advisors”, ungkap Irjen.

(LY, AAB)

Share this Post: