Berita Itjen

Itjen Kemenkes Lakukan Webinar Dengan UGM Dan KPK Dalam Rangka Sosialisasi Regulasi Baru Tentang Pencegahan Kecurangan JKN

Itjen Kemenkes Lakukan Webinar Dengan UGM Dan KPK Dalam Rangka Sosialisasi Regulasi Baru Tentang Pencegahan Kecurangan JKN

Jakarta, (30/4) Inspektorat Jenderal bersama Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, mengadakan Webinar Regulasi Baru tentang Pencegahan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sekretaris Inspektorat, Heru Arnowo, SH, MM menjadi Narasumber pada acara tersebut.

Webinar adalah salah satu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengadakan seminar, talkshow, diskusi dan kegiatan lainnnya yang dilakukan secara online atau menggunakan internet tanpa harus bertatap muka secara langsung sama sekali

Acara ini dilakukan dalam rangka membangun sistem dan implementasi upaya anti fraud layanan kesehatan di Indonesia dengan tujuan untuk penyebaran informasi terkait upaya-upaya pencegahan fraud layanan kesehatan terutama di fasilitas kesehatan .

Tujuan Pencegahan Kecurangan (Fraud) Yang dapat dilakukan secara Efektif , dengan berbagai cara yaitu: 1) Prevention; mencegah terjadinya Kecurangan (fraud) secara nyata pada semua lini organisasi; 2) Deterrence; menangkal pihak-pihak yang akan mencoba melakukan tindakan kecurangan sehingga membuat jera; 3) Disruption; mempersulit gerak langkah pelaku Kecurangan (fraud) sejauh mungkin; 4) Identification; mengidentifikasi kegiatan berisiko tinggi dan kelemahan pengendalian; 5) Civil action prosecution; melakukan tuntutan dan penjatuhan sanksi yang setimpal atas perbuatan curang kepada pelakunya.

Pada kesempatan ini Sekretaris Inspektorat Jenderal membahas mengenai Rancangan Peraturan Menkes yang natinya Permenkes tersebut akan diberlakukannya untuk semua pihak, yaitu BPJS, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ,Fasilitas Kesehatan Rujukan, Penyedia Obat, Pemberi Kerja, Pemangku Kepentingan Lainnya, Tingkat Lanjutan. Salah satunya nanti Permenkes tersebut akan  membahas mengenai  Implementasi cegah kecurangan oleh peserta, yaitu: 1) Melaporkan dugaan kecurangan (fraud) kepada Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (fraud); 2) Menjaga kerahasiaan identitas kependudukan dan kartu JKN, KIS dari penyalahgunaan pihak yang tidak bertanggungjawab; dan Mematuhi segala aturan yang terkait program Jaminan Kesehatan.

Diharapkan dengan terbitnya Permenkes tersebut mampu mencegah segala tindak kecurangan yang muncul pada pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia, sehingga Masyarakat Indonesia dapat merasakan Pelayanan Kesehatan yang Maksimal. (JP)

Share this Post: