Berita Itjen

Itjen Kemenlu adakan Studi Banding ke Itjen Kemenkes terkait Aplikasi Pemantauan Tindak Lanjut Berbasis Web.

Itjen Kemenlu adakan Studi Banding ke Itjen Kemenkes terkait Aplikasi Pemantauan Tindak Lanjut Berbasis Web.

Rabu (21/11) Dalam rangka tindak lanjut dari kegiatan telaah sejawat yang telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 15 – 19 Oktober 2018, Inspektorat Jenderal Kementerian Luar Negeri mengirimkan perwakilan untuk mengadakan studi banding ke Kementerian Kesehatan terkait Pendalaman Aplikasi Pemantauan Tindak Lanjut Berbasis Web.

Inspektorat Jenderal Kemenkes dalam hal ini  di wakili oleh Sekretaris Itjen Kemenkes, Heru Arnowo, SH, MM dengan didampingi oleh Inspektur Investigasi, drg. Rarit Gempari, MARS, QIA para pejabat struktural eselon III dan IV dilingkungan Itjen Kemenkes . Dari Kementerian Luar Negeri Tim hadir di pimpin oleh Inspektur Wilayah I, Yul Edison dan perwakilan auditor dan pejabat struktural dilingkungan Itjen Kemenlu.

Pada kesempatan tersebut Ses Itjen menjelaskan mengenai 5 (lima) Prinsip Pembangunan Sistem e-Pengawasan Internal, yaitu:

Integrasi, Pembangunan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi harus mampu mengintegrasikan semua aplikasi yang tersedia di lingkungan Inspektorat Jenderal Kemenkes secara efektif untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Peningkatan Kualitas SDM, Pembangunan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi harus diupayakan untuk dapat memperkuat dan meningkatkan kualitas SDM

Manfaat, Meningkatkan efisiensi kegiatan pengawasan dan Meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan pemeriksaan dan tindak lanjutnya.

Keamanan,  Pembangunan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi harus dijamin kehandalannya sehingga mampu untuk selalu siap pakai sesuai dengan tingkat pelayanan yang dibutuhkan, serta terjamin tingkat keamanan dan kerahasiaan data.

Fleksibilitas, Pembangunan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin tingkat fleksibilitas sistem terhadap perubahan-perubahan yang berlangsung baik di internal pemerintahan ataupun perubahan eksternal.

Selain itu Inspektur Investigasi juga memberikan paparan mengenai Sistem Menejemen Audit, merupakan aplikasi yang sedang dikembangkan di Itjen Kemenkes yang dapat memudahkan dan mengefisiensikan waktu pengerjaan audit bagi para auditor dan para Inspektur yang menggunakannya.

Dengan diadakannya studi banding ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi antara Itjen Kemenkes dengan Itjen Kemenlu agar selalu dapat bertukar informasi dan pengalaman dibidang pengawasan. (JP, GT)

Share this Post: