Berita Itjen

Kegiatan Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal dan Badan Pengawas Keuangan (BPK) Tahun 2017

Kegiatan Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal dan Badan Pengawas Keuangan (BPK) Tahun 2017

Batam, 22/11, Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan menyelenggarakan acara Rapat Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal dan Badan Pengawas Keuangan (BPK). Kegiatan ini berlangsung mulai Rabu hingga Sabtu (22-25/11) di Hotel Planet Holiday Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Acara ini dibuka pada Rabu (22/11) malam oleh Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Drs. Purwadi, Apt, MM, ME. Irjen di hadapan para Inspektur, Kepala Pusat Haji Kementerian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Bapelkes Batam, Kepala BTKL Batam, Kepala KKP Batam, Direktur Poltekes Tanjung Pinang dan seluruh tamu undangan.

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan selaku ketua Panitia KegiatanSekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan selaku ketua Panitia Kegiatan melaporkan bahwa kegiatan Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut ini dihadiri oleh 19 Unit Eselon II di lingkungan Kementerian Kesehatan , 21 Dinas Kesehatan Provinsi, 32 UPT Vertikal, 7 RSUD  dan perwakilan auditor dari Inspektorat I s.d.Inspektorat Investigasi dengan jumlah total peserta sebanyak 150 peserta.

Dalam sambutannya Ses Itjen menyampaikan bahwa Sesuai dengan PP 60 tahun 2008  Pasal 43, Pemantauan Sistem pengendalian Intern dilaksanakan melalui pemantauan berkelanjutan, dan tindak lanjut rekomendasi hasil audit dan reviu lainnya yang dimaksud harus segera diselesaikan dan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme penyelesaian rekomendasi hasil audit dan reviu lainnya yang telah ditetapkan.

Ses Itjen juga menyampaikan bahwa dalam rangka  meningkatkan  efektivitas  pengawasan  fungsional dan menunjang terwujudnya  penyelenggaraan  pemerintahan  yang  bersih bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) maka setiap temuan hasil pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) wajib ditindaklanjuti  oleh  pimpinan instansi pemerintah  pusat  maupun daerah secara konsisten dan bertanggungjawab.

Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Peserta Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan

Turut memberikan sambutan adalah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana,SKM,M.Kes selaku tuan rumah. Dalam sambutannya Tjetjep Yudiana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Inspektorat Jenderal Kemenkes telah mempercayai Kota Batam sebagai tempat diselenggarakannya acara ini.

Acara selanjutnya adalah Arahan sekaligus pembukaan Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan. Dalam arahannya Irjen mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Propinsi Kepulauan Riau, yang telah mendukung dan menjadi tuan rumah dalam kegiatan rekonsiliasi ini. Dalam Kesempatan tersebut Inspektur Jenderal juga menyampaikan Apresiasi terhadap Satker Badan PPSDM Kesehatan dan BaLitbangKes Kementerian Kesehatan atas partisipasi aktif dalam melakukan koordinasi percepatan penyelesaian tindak lanjut Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Itjen Kemenkes dan BPK.

pembukaan Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan Apresiasi terhadap partisipasi aktif Satker dalam melakukan koordinasi percepatan penyelesaian tindak lanjut Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Itjen Kemenkes dan BPK

Irjen menyatakan bahwa temuan hasil audit adalah menjadi tanggung jawab pimpinan satker untuk melakukan tindakan perbaikan ke arah kegiatan yang lebih baik dan berpesan kepada Pimpinan satker agar wajib menindaklanjuti setiap saran/rekomendasi yang tertuang dalam LHP Itjen.

 “Marilah secara bersama-sama kita bahu membahu, meningkatkan kinerja untuk mempertahankan Opini WTP yang telah kita raih.” tutur beliau.

Irjen juga mengatakan bahwa acara Rekonsiliasi Pemutakhiran Tindaklanjut Laporan Hasil Pengawasan ini akan dimasukkan sebagai kegiatan rutin Inspektorat Jenderal, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya penyelesaian tindaklanjut laporan hasil pengawasan.

Di akhir sambutannya, Irjen menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir agar terus meningkatkan lagi upaya-upaya percepatan terhadap penyelesaian tindaklanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Itjen dan BPK, sehingga saldo atas Temuan yang belum ditindaklanjuti semakin berkurang dan mempengaruhi terhadap opini BPK atas penyajian laporan keuangan kementerian kesehatan dengan predikat Opini WTP di tahun 2017.

(AAB-Dr)

Share this Post: