Berita Itjen

Kemenpan Apresiasi Komitmen Menteri Kesehatan atas submit PMPRB Online Tahun 2018

Kemenpan Apresiasi Komitmen Menteri Kesehatan atas submit PMPRB Online Tahun 2018

Jakarta (3/4), bertempat di Ruang Rapat Leimena, Gedung dr. Adhyatma, MPH, Menteri Kesehatan resmi melakukan Submit Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Online Periode September 2017 sampai dengan Maret 2018 ke Kementerian PAN dan RB di dampingi oleh Inspektur Jenderal, drg. Oscar Primadi, MPH; Sekretaris Jenderal, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes; Kepala Badan PPSDM Kesehatan, drg. Usman Sumantri, M.Kes dan perwakilan dari Kementerian PAN dan RB yaitu Ibu Naptalina Sipayung, SH, MAP selaku Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Kementerian PAN dan RB.

Pertemuan dihadiri oleh Ibu Menteri Kesehatan, Para Pimpinan Tinggi Utama, Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan, Tim Reformasi Birokrasi, Tim Assesor, Tim Monitoring dan Evaluasi, Kelompok Kerja dan Agent of Change Reformasi Birokrasi.

          

Pertemuan dibuka oleh Sekretaris Jenderal, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes. Dalam sambutannya Sekretaris Jenderal selaku Sekretaris Tim Pengarah Reformasi Birokrasi melaporkan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Kegiatan PMPRB secara online merupakan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dari implementasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan menghasilkan masukan untuk menyusun rencana aksi perbaikan berkelanjutan bagi implementasi reformasi birokrasi periode ini atau tahun berikutnya.
  2. Kementerian Kesehatan telah memulai proses perubahan sejak awal tahun 2010, kemudian dengan telah ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, maka sudah ada acuan untuk melaksanakan implementasi Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian Kesehatan agar semakin selaras dan terarah.
  3. Implementasi Reformasi Birokrasi Kementerian Kesehatan saat ini memasuki tahun ke empat dari “Roadmap RB Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019”, dan setiap tahun telah dilakukan penilaian oleh Tim RB Nasional. Hasil penilaian dari tahun ke tahun selalu menunjukkan peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas serta jangkauan implementasi RB sampai ke UPT-UPT Kementerian Kesehatan yang ada di daerah.
  4. Untuk pengisian PMPRB Online saat ini telah dilakukan panel I dan panel II yang melibatkan seluruh Tim Pokja, Tim Monev, Tim Asesor, dan dan seluruh unit satuan kerja terkait untuk mendapatkan dokumentasi mengenai pelaksanaan berbagai kegiatan terkait reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan sampai dengan UPT.
  5. Berbagai hasil telah didapatkan antara lain penghargaan-penghargaan dari lintas sektor yang mengapresiasi atas kinerja Kementerian Kesehatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas, transparansi dan akuntabilitas dalam menyelenggarakan pemerintahan yang baik (Good governance), tentunya mengarah pada pelayanan publik yang baik dan berkualitas.

          

Acara selanjutnya, sambutan dari Ibu Naptalina Sipayung, SH, MAP, beliau memaparkan beberapa prinsip Reformasi Birokrasi diantaranya:

  1. Evaluasi dan Penilaian Pelaksanaan Reformasi Birokrasi proses perbaikan yang berkelanjutan
  2. Penilaian PMPRB harus dilakukan secara jujur
  3. Terdokumentasi
  4. Harus dapat dibuktikan oleh stakeholder bahwa perubahan atau pelaksanaan RB sudah nyata dirasakan oleh publik.

Selain itu, Kementerian Kesehatan mendapatkan apresiasi dari Kementerian PAN dan RB karena satu-satunya Kementerian yang langsung melakukan submit oleh Menteri Kesehatan selaku Ketua Tim Pengarah RB Kemenkes.

          

Diakhir acara, Menkes memberikan apresiasi atas proses yang berkesinambungan sebagai upaya peningkatan kinerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas, transparansi dan akuntabilitas dalam menyelenggarakan pemerintahan yang baik (Good Governance) yang mengarah pada pelayanan publik yang baik dan berkualitas. “Saya yakin bahwa hal-hal yang dilakukan sehari-hari dan telah dijadikan “BUDAYA KERJA KEMENTERIAN KESEHATAN” akan menjadi penguat dalam menjalankan program dan mendukung visi Presiden dalam menghadirkan Negara pada masyarakat dalam bidang kesehatan”, tutur Menteri Kesehatan.

Kontributor : WA dan LY

Share this Post: