Berita Itjen

Kolaborasi AAIPI dan Itjen Kemenkes dalam Penyelenggaraan Public Hearing Revisi Pedoman Telaah Sejawat

Kolaborasi AAIPI dan Itjen Kemenkes dalam Penyelenggaraan Public Hearing Revisi Pedoman Telaah Sejawat

Jakarta (23/7) Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan mengadakan acara Public Hearing Revisi Pedoman Telaah Sejawat yang diikuti oleh anggota AAIPI (Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia). Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Murti Utami, MPH selaku Ketua Komite Telaah Sejawat memberikan sambutan pembukaan pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Siwabessy.

Dalam sambutannya, Irjen Kemenkes menyampaikan bahwa dalam rangka merealisasikan Renstra AAIPI dan rencana kerja komite telaah sejawat tahun 2019, tugas pertama komite telaah sejawat adalah melakukan penyempurnaan/revisi atas pedoman telaah sejawat AAIPI yang belum pernah dilakukan penyesuaian sejak diterbitkan tahun 2014 lalu. Revisi ini penting dilakukan karena pedoman telaah sejawat AAIPI harus disesuaikan dengan perkembangan praktik audit terkini serta untuk mengakomodasi masukan dan aspirasi atas pedoman telaah sejawat saat ini berdasarkan pengalaman pelaksanaan telaah sejawat AAIPI 3 tahun terakhir.

Irjen menambahkan bahwa komite telaah sejawat telah melaksanakan serangkaian due process (proses penyiapan) untuk menghasilkan draf revisi pedoman telaah sejawat ini, mulai dari berbagai kegiatan pengembangan dan limited hearing internal, serta terakhir limited hearing dengan expert dari IIA, BPK, dan IAPI.

“Public Hearing saat ini merupakan rangkaian due process akhir untuk meminta masukan dan aspirasi dari publik, khususnya dari user pedoman ini, sebelum Draf Revisi Pedoman TS ini kami ajukan kepada DPN AAIPI untuk ditetapkan dan dijadikan guidance bagi pelaksanaan telaah sejawat antar APIP” kata Irjen.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan draf pedoman telaah sejawat dan diskusi panel oleh beberapa narasumber yaitu Inspektur VII Itjen Kemenkeu Roberth Gonijaya, Ari Sufianto dari Inspektorat Provinsi DKI Jakarta serta para auditor dari Kementerian Keuangan Nursevianto Tahier, Devi Nurmalasari, dan Arief Ismail.

Kegiatan telaah sejawat merupakan salah satu program kerja komite telaah sejawat dibawah koordinasi AAIPI, yang telah dilakukan selama dua tahun (2016-2017). Terdapat dua program penilaian yang harus dilakukan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menjaga kualitas hasil audit melalui program penilaian intern dan ekstern. Program penilaian intern dilakukan melalui supervisi terus-menerus. Perlunya kegiatan telaah sejawat ini diantaranya adalah bahwa APIP diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan nilai tambah pada produk atau layanan instansi pemerintah, dan peran APIP yang efektif dapat terwujud jika didukung dengan auditor yang profesional dan kompeten dengan hasil audit intern yang semakin berkualitas, dan yang paling penting adalah untuk menjaga kualitas hasil audit intern yang dilaksanakan oleh Auditor Intern Pemerintah berdasarkan Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia (SAIPI). (LY, GT)

Share this Post: