Berita Itjen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menerima Penghargaan Dari Menteri Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-53 Tahun 2017

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menerima Penghargaan Dari Menteri Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-53 Tahun 2017

Jakarta 24/11, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M(K) menganugerahkan penghargaan kepada Kementerian/Lembaga/Individu/Swasta yang telah berjasa dalam mendukung dan mensukseskan program pembangunan kesehatan. Salah satu lembaga yang memperoleh penghargaan tersebut adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena telah mendukung dan mendorong upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penerbitan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 14 Tahun 2014 tentang Pengendalian Gratifikasi dan Pencegahan Fraud melalui Pembentukan Tim Bersama Penanganan Kecurangan Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu KPK juga terlibat aktif bersama Kemenkes dalam Pembentukan Komite Advokasi Nasional bidang kesehatan yang merupakan salah satu bentuk kegiatan dari aksi kolaboratif pembangunan integritas di sektor bisnis, PROFIT. Seperti yang diketahui bahwa pencegahan korupsi merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak baik sektor swasta, birokrasi, dan sektor lainnya. Berkesempatan hadir menerima penghargaan tersebut adalah Deputi Bidang Informasi dan Data KPK (Hary Budiarto). Kementerian/Lembaga/Individu/Swasta penerima penghargaan merupakan usulan unit utama dilingkungan Kementerian Kesehatan sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Diharapkan kerjasama yang sudah terbangun antara KPK dan Kementerian Kesehatan khususnya Inspektorat Jenderal dapat lebih ditingkatkan lagi dimasa yang akan datang. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Siwabessy, Gd. Dr. Sujudi, Lantai 2, Kementerian Kesehatan dan di hadiri oleh perwakilan Kementerian dan Lembaga, Organisasi Masyarakat serta Unit Eselon I dilingkungan Kementerian Kesehatan diantaranya Inspektorat Jenderal.

          

Penghargaan yang diterima oleh KPK masuk ke dalam kategori Kementerian/Lembaga Pemerintah. Selain KPK, Kementerian/Lembaga Pemerintah yang turut menerima penghargaan adalah: Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PAN dan RB, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). Untuk kategori individu/perorangan, Menteri Kesehatan menganugerahkan penghargaan kepada 2 (dua) orang, yaitu Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Syaraswati Hadinegoro, Sp.A(K) dan Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.PD, FINASIM, MARS yang telah berjasa dalam Pembangunan Kesehatan. Kategori berikutnya yaitu Lembaga/Institusi yang telah berperan aktif dalam program pencegahan kanker serviks dan kanker payudara di Indonesia melalui deteksi dini dengan test IVA dan sadanis ada 8 (delapan) institusi yaitu: Kementerian Dalam Negeri, Dharma Wanita Kementerian Kesehatan, Adhyaksa Kejaksaan Agung, Persatuan TNI, Kementerian BUMN, Bhayangkari POLRI, Tim Penggerak PKK Pusat dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

             

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa seperti diketahui bahwa Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan kesehatan sebagai komunitas yang kuat dan komunitas yang terkecil dalam masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting untuk mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri dan hidup sehat. Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga merupakan integrasi program kesehatan baik melalui upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun melalui upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambungan. Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga juga harus melibatkan lintas sektor melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait. Oleh karena itu Menteri Kesehatan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lembaga atau instansi dan juga individu atas pengabdian, dedikasi dan kesetiaannya dalam pembangunan nasional di bidang kesehatan. Menteri Kesehatan juga mengharapkan agar pembangunan bidang kesehatan akan semakin maju di masa yang akan datang dengan didukung oleh SDM yang tentunya berkualitas. 

     

Kontributor: LY dan AF

Share this Post: