Berita Itjen

Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal ke gedung Record center Kementerian Kesehatan

Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal ke gedung Record center  Kementerian Kesehatan

Jakarta 8/10, Sebagai bentuk komitmen Inspektorat Jenderal  dalam mendukung Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di lingkungan Kementerian Kesehatan, pada tanggal 6 Oktober 2020 Sekretaris Inspektorat Jenderal  (drg. Rarit Gempari, MARS, QIA) di dampingi oleh Kabag Keuangan dan BMN serta staf melakukan kunjungan ke Record Center Kementerian Kesehatan.  Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal yang berjumlah tiga orang ini diterima langsung oleh Arisiparis Utama (dr. Desak Made Wismarini, MKM). 

  Kunjungan tim Inspektorat Jenderal  tersebut dimaksudkan untuk mengetahui dan memantau perkembangandan tatakelola arsip Inspektorat Jenderal yang ada di record center. Ses itjen juga melakukan diskusi dengan Arsiparis Utama terkait tatakelola arsip, yaitu tentang metode arsip yang disimpan apakah masih berupa hard file atau sudah dalam bentuk soft file. Beliau juga menanyakan apakah arsip-arsip yang ada sudah dalam bentuk digital arsip atau belum. Lalu menanyakan juga tentang masa penyimpanan arsip berapa lama. Terkait tatakelola arsip, Ses Itjen membeikan arahan agar dokumen-dokumen arsip itjen bisa dilakukan digitalisasi sebelum diserahkan ke record center guna menghindari kehilangan dokumen negara sebagai antisipasi kondisi terburuk. Ditambahkan juga informasi mengenai rencana renovasi ruang kantor itjen yang akan dilaksanakan tahun depan, dimana barang-barang yang ada di kantor kuningan akan disimpan sementara di gudang Kemenkes yang terletak di Lingkungan Kantor Kementerian Kesehatan yang berada di Percetakan Negara.

  Selain melakukan kunjungan ke record center, Tim Itjen juga melihat secara langsung lokasi gudang itjen tempat penyimpanan arsip Inspektorat Jenderal di gedung B di lingkungan kantor Kementerian Kesehatan yang berada di Percetakan Negara. Kabag Keuangan dan BMN melaporkan kepada Ses Itjen bahwa gudang arsip Inspektorat Jenderal sudah tidak ada lagi Barang Milik Negara (BMN) lagi yang masih tersimpan (meubeleair, komputer). BMN milik Inspektorat Jenderal tersebut sudah dilakukan penghapusan BMN melalui proses pelelangan.

  Tim Itjen juga melakukan pemeriksaan dan melihat-lihat BMN berupa kendaraan yang akan dilelang (proses penilaian dari KPKNL belum keluar hasil) berupa 3 (tiga) kendaran bermotor. Dalam arahannya terkait BMN, Ses itjen menyampaikan agar segera dipercepat proses penghapusan BMN berupa mobil dan motor yang masih ada yang sudah melewati masa pakai 10 tahun.

Kontributor : IW

Penulis : AAB

 

Share this Post: