Berita Itjen

Lakukan Transformasi Pengawasan Berbasis Teknologi Itjen Kemenkes adakan Benchmarking dengan Itjen Kemenkeu

Lakukan Transformasi Pengawasan Berbasis Teknologi Itjen Kemenkes adakan Benchmarking dengan Itjen Kemenkeu

Hari Ini (8/7) Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan Mengadakan Benchmarking Implementasi Data Analytic dan pengeloaan data & informasi pada sistem informasi pengawasan intern dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan. Turut hadir dalam pertemuan yang dilakukan secara virtual ini adalah Inspektur VII Itjen Kemenkeu, Bapak Alexander Zulkarnain, Sekretaris Itjen Kemenkes, Heru Arnowo, Para Inspektur dilingkungan Itjen Kemenkes, para pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Itjen Kemenkeu dan Itjen Kemenkes, pejabat fungsional dan pejabat pelaksana dari Itjen Kemenkeu dan Itjen Kemenkes.

Inspektorat Jenderal pada saat ini sedang melakukan transformasi pengawasan khususnya dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam pengawasan intern seperti audit maupun reviu pada laporan keuangan. Seiring dengan perkembangan audit intern ada satu pendekatan yang dilakukan dalam pengawasan intern ini adalah Penerapan Data Analytic. Itjen Kemenkes sedang merancang program data analytic tersebut yang dapat mendukung pengawasan intern bagi auditor dan mendukung pimpinan dalam pengambilan keputusan.

Adapun tujuan dibangunnya transformasi pengawasan dengan memanfaatkan  perkembangan teknologi informasi dalam pengawasan intern adalah, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan data dan informasi bahan pengawasan yang ditandai dengan:

  1. Teridentifikasinya kebutuhan sdm pranata komputer
  2. Terhimpunnya data-data bahan pengawasan dari internal inspektorat jenderal yang akan diintegrasikan.
  3. Teridentifikasinya sumber data eksternal bahan pengawasan.
  4. Terbangunnya kerjasama pemanfaatan data untuk bahan pengawasan internal antara inspektorat jenderal dengan pihak eksternal yang terkait.
  5. Terbangunnya rancangan program data analytic dan didukung integrasi data yang bersumber dari internal maupun eksternal kementerian kesehatan.
  6. Tersusunnya rancangan pengembangan sistem informasi pengawasan intern.
  7. Terbangunnya usulan konsep rancangan pengembangan sarana ruangan untuk pemanfaatan program

Pada kesempatan ini tim Kemenkeu menjelaskan mengenai sistem informasi pengawasan berbasis teknologi yang diterapkan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan. Setelah mendengarkan paparan dari Inspektur VII, tim Itjen Kemenkeu juga menjelaskan secara teknis mengenai proses bisnis yang telah dilakukan di lingkungan Kemenkeu dalam menerapkan pengawasan dengan menggunakan data analitik.

Harapan besar dengan terwujudnya implementasi data analytic dan pengeloaan data & informasi pada sistem informasi pengawasan intern yang akan dilakukan Dapat memberikan manfaat bagi Instansi, seperti:

  1. Meningkatkan kinerja kapabilitas Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan dari level 3 menjadi pada level 4.
  2. Dapat memberikan kemudahan bagi pimpinan untuk proses pengambilan keputusan terkait pengawasan internal  dan mendukung proses data analytic pengawasan intern pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan pengawasan
  3. Dapat meningkatkan kepercayaan terhadap hasil pengawasan intern yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal serta pelaksanaan pengawasan intern yang dilakukan oleh Itjen sesuai kebutuhan satker dan berbasis data.
  4. Dapat meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas hasil pengawasan intern yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkes serta dapat memanfaatkan data untuk kegiatan pengawasan atau pemeriksaan terhadap satuan kerja di lingkungan Kemenkes

Share this Post: