Berita Itjen

MENKES BERI PENGHARGAAN PADA SATKER BERPREDIKAT WBK TINGKAT KEMENTERIAN

MENKES BERI PENGHARGAAN PADA SATKER BERPREDIKAT WBK TINGKAT KEMENTERIAN

Kamis (12/11) bertepatan pada Hari Kesehatan Nasional Ke-56 Tahun Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto, memberikan apresiasi secara virtual kepada satuan kerja di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Penghargaan tersebut diberikan kepada satker yang telah dinyatakan berhasil dalam memenuhi nilai-nilai Reformasi Birokrasi diantaranya Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, serta dua Indikator keberhasilan dalam terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pada tahun ini, menjadi tahun ke-5 Kemenkes memberikan penghargaan atas prestasi satuan kerja yang Berhasil memenuhi persyaratan nilai - nilai menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tingkat Kementerian Kesehatan.

 

Penghargaan tersebut diberikan kepada 9 satuan kerja, yaitu:

  1. Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
  2. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
  3. Rumah Sakit Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga
  4. Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta 
  5. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar
  6. Balai Pelatihan Kesehatan Semarang
  7. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang,
  8. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Cilacap
  9. Balai Pelatihan Kesehatan Ciloto.

Selain itu Menkes juga memberikan penghargaan kepada 3 Satuan Kerja Kemenkes yang berhasil mempertahankan dan meningkatkan nilai pembangunan Zona Integritas  menuju WBK selama 3 (tiga) tahun berturut sejak tahun 2018 hingga tahun 2020, satker tersebut adalah: 1) Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo Bandung; 2) Balai/Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Yogyakarta dan 3) Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia.

Satker yang memperoleh penghargaan tersebut sebelumnya telah dilakukan evaluasi dan penilaian oleh Tim Penilai Internal dari Kemenkes RI sejak awal tahun 2020 lalu hingga bulan Oktober.

Penghargaan yang diterima para satker diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi satker lain untuk tetap perpegang teguh dalam melaksanakan nilai-nilai zona integritas dilingkungan kerjanya masing-masing, hingga mampu mendapatkan satker berpredikat WBK di tingkat Kementerian serta diharapkan mampu mendapatkan penilaian WBK tingkat Nasional. (JP)

Share this Post: