Berita Itjen

Menkes Kukuhkan Pejabat Itjen Sebagai Dewan Pengawas Rumah Sakit BLU di Kemenkes RI

Menkes Kukuhkan Pejabat Itjen Sebagai Dewan Pengawas Rumah Sakit BLU di Kemenkes RI

Jakarta, (21/9) Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek Mengukuhkan sebanyak 33 Orang Dewan Pengawas Rumah Sakit Badan Layanan Umum dilingkungan Kemenkes RI , di Auditorium J.Leimena Kemenkes.

Empat diantaranya adalah pejabat dari Itjen yaitu: Inspektur Jenderal, Oscar Primadi sebagai Ketua Dewas RSUP.  Sanglah Denpasar; Inspektur I, Edward Harefah , sebagai anggota Dewas pada  RSUP. DR. H.  Adam Malik Medan; Inspektur Investigasi, Rarit Gempari, sebagai anggota Dewas  RS. DR. Marzoeki Mahdi, Bogor; dan Inspektur II, Mohamad Nur Nasirudin,  sebagai angota Dewas RS.  Jiwa  Prof. DR.  Soerojo Magelang.

Dewan pengawas dibentuk dalam rangka pelaksanaan pengawasan terhadap pengelolaan Badan Layanan Umum. Dewan Pengawas atau yang biasa disingkat Dewas harus berperan secara aktif untuk mengawasi pengelolaan keuangan pada masing-masing satuan kerja BLU, serta mampu meningkatkan kemampuan dari Rumah Sakit untuk berkompetisi secara sehat dengan menyediakan berbagai layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat

Dalam sambutannya Menkes berpesan kepada para Dewas yang baru dilantik untuk melaksanakan fungsi sebagai Goverming Body Rumah Sakit dalam melakukan pembinaan dan pengawasan nonteknis perumahsakitan secara internal di RS dengan melaksanakan tugas –tugasnya yaitu menentukan arah dan kebijakan rumah sakit, menyetujui dan mengawasi pelaksanaan rencana strategis, menilai dan menyetujui pelaksanaan rencana anggaran, mengawasi pelaksanaan kendali mutu dan kendali biaya. Mengawasi dan menjaga hak dan kewajiban pasien, mengawasi dan menjaga hak dan kewajiban Rumah Sakit, mengawasi kepatuhan penerapan etika rumah sakit, profesi, dan peraturan perundang-undangan.

“Dengan begitu Dewan Pengawas dapat melakukan deteksi dini penyimpangan berdasarkan analisa data yang diterima serta dapat menjembatani setiap permasalahan yang muncul dalam pelayanan kesehatan”, kata Menkes

Transparansi dan akuntabilitas menjadi komitmen segenap jajaran Kementerian Kesehatan dalam mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian  (WTP) atas Laporan Kemenkes tahun 2018, untuk itu dewan pengawas juga berperan penting dalam mengawal pengelolaan anggaran di satker masing-masing.

Diakhir acara Menkes memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dikukuhkan menjadi dewan pengawas (JP/IW)

Share this Post: