Berita Itjen

Menkes Raih Penghargaan dan Perolehan Predikat WBK untuk RS Kanker Dharmais Jakarta dari Menpan RB

Menkes Raih Penghargaan dan Perolehan Predikat WBK untuk RS Kanker Dharmais Jakarta dari Menpan RB

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mendapatkan penghargaan dari Menpan RB karena, telah berhasil mendorong pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di instansi yg dipimpinnya, penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komjen Syafrudin, di Hotel Sultan Jakarta (10/12).

Pada Kesempatan yang sama Salah Satu Satuan Kerja Kementerian Kesehatan, RS. Kanker Dharmais Jakarta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi.

Seperti diketahui bahwa Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang mengatur tentang pelaksanaan program reformasi birokrasi. Peraturan tersebut menargetkan tercapainya tiga sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

Hadir pada acara tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan memberikan  sambutan pada acara tersebut. Dalam sambutannya mengajak kepada seluruh instansi pemerintah untuk menerapkan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM. Kalla mengibaratkan WBK emas dengan bintang empat, sedangkan WBBM ibarat platinum, atau bintang lima.

Pada kesempatan yang sama Wapres memberikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan serta mengingatkan kepada aparatur negara untuk meningkatkan layanan yang bersih dan cepat, karena dengan hal tersebut akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, bahwa penghargaan yang diberikan kepada unit kerja yang telah berhasil melakukan pembangunan Zona Integritas, merupakan bentuk apresiasi Kementerian PANRB terhadap unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.

Tercatat Pada tahun 2018 ini, dari 205 unit kerja yang berhasil melakukan pembangunan zona integritas, lima unit kerja diantaranya mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sementara 200 unit kerja lainnya mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Hasil tersebut diperoleh dari 910 unit kerja yang diusulkan untuk bisa mendapatkan predikat WBK/WBBM pada tahun ini. Hal tersebut meningkat hampir dua kali dari tahun lalu, di mana unit kerja yang mengusulkan hanya 485 unit kerja, yang 71 diantaranya mendapatkan predikat WBK, dan enam unit kerja berpredikat WBBM.

Pembangunan Zona Integritas yang merupakan miniatur dari implementasi Reformasi Birokrasi, ditujukan agar capaian Reformasi Birokrasi guna mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, bersih dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang baik mampu diwujudkan. Percepatan pembangunan Zona Integritas juga dilakukan terhadap unit kerja yang sudah mendapatkan predikat WBK/WBBM untuk dijadikan role model nasional.

Diharapkannya dengan semakin banyaknya unit kerja berpredikat WBK/WBBM, diharapkan mampu menumbuhkembangkan budaya kerja birokrasi yang bermuara pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel. *Foto: Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat* (JP)

 

 

Share this Post: