Berita Itjen

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Administrasi, Fungsional, dan Pengukuhan Dewan Pengawas RS di Lingkungan Kemenkes

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Administrasi, Fungsional, dan Pengukuhan Dewan Pengawas RS di Lingkungan Kemenkes

Kamis (24/9) Menteri Kesehatan melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Administrasi, Pejabat Fungsional, dan mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Auditorium Siwabessy Gedung Prof.Dr.Sujudi, Ruang J.Leimena Gedung Dr.Adhyatma, MPH, serta secara virtual di masing-masing UPT yang berada di luar alamat kantor pusat Kemenkes.

    

Untuk Inspektorat Jenderal, Menteri Kesehatan mengukuhkan 4 pejabat sebagai Dewan Pengawas RS BLU, diantaranya adalah:

  1. Inspektur Jenderal, drg. Murti Utami, MPH, QGIA sebagai Dewas RSUP Sanglah Denpasar
  2. Sekretaris Inspektorat Jenderal, drg Rarit Gempari, MARS, QIA sebagai Dewas RS dr. Marzoeki Mahdi Bogor
  3. Inspektur IV, Albertus Yudha Poerwadi, SE, M.Si, CA, CPMA, QIA, sebagai Dewas Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo Bandung
  4. Inspektur III Heri Radison, SKM, MKM sebagai Dewas RSUP dr. Moh Hoesin Palembang

Selain mengukuhkan Dewan Pengawas Rumah Sakit BLU, Menkes juga melantik Lisa Angelia, SKM, MTD, QRMA sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi, Sekretariat Inspektorat Jenderal.

 

 

Pelantikan pejabat administrasi ditujukan untuk mengisi jabatan administrasi yang kosong yang nantinya akan disetarakan dengan jabatan fungsional. Penyetaraan jabatan administrasi yang akan dilakukan Kementerian Kesehatan merupakan implementasi peraturan Kemenpan-RB nomor 28 tahun 2019 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional. Penyetaraan jabatan tersebut yaitu antara lain:

  1. Administrator (Eselon 3) disetarakan dengan Fungsional Ahli Madya. termasuk Administrator yang golongannya dibawah IVA
  2. Pengawas (Eselon 4) disetarakan dengan Fungsional Ahli Muda. termasuk Pengawas yang golongannya di bawah IIIC
  3. Pelaksana (Eselon 5) disetarakan dengan Fungsional Ahli Pertama

Menkes berpesan kepada seluruh Pejabat Fungsional yang dilantik untuk memantapkan diri dalam berkarir dalam jabatan fungsional dan telah siap menjadi ASN yang profesional pada bidangnya masing-masing. Pelaksanaan tugas jabatan fungsional tidak semata-mata untuk mengumpulkan angka kredit, kenaikan jenjang jabatan, ataupun kenaikan pangkat namun dilakukan secara profesional dan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi Kementerian Kesehatan.

Untuk para anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit BLU, Menkes berpesan untuk wajib melaporkan kepada Menkes apabila terjadi segala sesuatu yang menyangkut kinerja BLU, serta memberikan saran, masukan, nasihat, serta tanggapan kepada pejabat pengelola BLU atas laporan keuangan dan kinerja BLU yang dikelolanya dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Selain itu, Dewas juga diharapkan dapat menjembatani setiap permasalahan yang muncul dalam pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan nasional, keperluan terkait obat-obatan.

Menkes yakin dan percaya para pejabat pimpinan tinggi madya, para pejabat administrasi, pejabat fungsional yang dilantik, dan Dewan Pengawas RS BLU yang dikukuhkan akan mampu menghasilkan kinerja terbaik dalam tugas yang diberikan. (LG)

Share this Post: