Berita Itjen

Pengawasan Intern dalam Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 di Kementerian Kesehatan

Pengawasan Intern dalam Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 di Kementerian Kesehatan

Selasa (29/9) Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Murti Utami, MPH, QGIA menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Nasional Sinergi Pengawasan APIP-SPI-APH "Sinergi Mengawal Negeri, Menuju Indonesia Maju" yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom dan kanal youtube yang diadakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan. Peserta seminar adalah ASN di lingkungan Kepolisian RI, Kejaksaan RI, KPK, BPK, BPKP, APIP di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, SPI BUMN, SPI BLU, K/L dan Pemda pelaksana program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN). Irjen Kemenkes bersama dengan 2 (dua) panelis lain yaitu Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Kementerian Sosial Dadang Iskandar yang dimoderatori oleh Inspektur V Itjen Kemenkeu Patrick Wahyudi Wisaksono berdiskusi dalam panel siang “Penanganan Kesehatan dan Perlindungan Sosial”. Irjen Murti Utami memberikan paparan dengan tema Pengawasan Intern Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 di Kementerian Kesehatan. Dalam paparannya, Irjen menjelaskan tentang gambaran umum penanganan covid-19 dan implementasi pengawasan intern dalam strategi percepatan penanganan kesehatan dalam pandemi covid-19.

 

 

Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan melakukan pengawasan atas akuntabilitas pembayaran insentif tenaga kesehatan dan santunan kematian melalui joint audit dengan BPKP, dimana Itjen akan melakukan pengawasan pendanaan yang bersumber dari DIPA Kemenkes TA 2020 dan melakukan pengawasan terhadap tahapan pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani covid-19 yang dilaksanakan oleh Badan PPSDM Kesehatan. Sedangkan BPKP melakukan pengawasan pendanaan bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan melakukan pengawasan terhadap tahapan pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Ada 3 (tiga) poin penting yang disampaikan oleh Irjen Kemenkes yaitu:

  1. APIP berperan sebagai strategic partner, dalam mendampingi langkah-langkah kedaruratan agar akuntabilitas terjaga, dengan mencegah terjadinya moral hazard dan tidak mentolerir mens rea
  2. Sinergi Pengawasan akan meningkatkan kualitas pengawalan penanganan covid-19 agar dilaksanakan dengan cepat, tepat sasaran dan akuntabel
  3. Kapasitas mendeteksi masalah dan kapasitas menemukan solusi untuk penanganan covid-19 yang cepat akan semakin baik. (LY)
     

Share this Post: