Berita Itjen

Penguatan Program Kesehatan Daerah Dan Pusat: Dalam Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024

Penguatan Program Kesehatan Daerah Dan Pusat: Dalam Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024

Pontianak (13/08) Kementerian Kesehatan baru saja menyelenggarakan Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan Daerah dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024 di Hotel Mercure, Pontianak. Pertemuan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 12 Agustus 2019 dan dihadiri oleh Perwakilan dari seluruh Unit Utama serta Dinas Kesehatan Provinsi.

Pertemuan Penguatan Program ini disambut oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, kemudian dibuka oleh Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, dan dilanjutkan dengan arahan dari Sekretaris Jenderal mengenai Rancangan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024. Saat pembukaan pertemuan, Menteri Kesehatan menyampaikan, bahwa Renstra Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024 dapat terumuskan dengan baik dan terintegrasi antara pusat dan daerah sehingga dapat menjadi acuan bagi pembangunan kesehatan di masa yang mendatang.

 

Hari Kedua Pertemuan, dilaksanakan Diskusi Program Prioritas Tahun 2020-2024 yang didahului penyampaian materi dari Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat mengenai Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Penurunan Stunting, dan Pembudayaan Germas, serta penyampaian materi dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Harmonisasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dengan Pembangunan Kesehatan Daerah. Penyampaian materi tersebut didampingi oleh Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, serta Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dalam menyampaikan pembahasan lanjutan terkait materi yang telah disampaikan. Sesi selanjutnya dilakukan diskusi kelompok yang terbagi menjadi kelompok KIA, Dinas Kesehatan, P2P, dan Poltekkes untuk membahas Program Prioritas terkait Renstra Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024.

Sebelum ditutup, Sekretaris Jenderal menyampaikan kesimpulan dan rencana tindak lanjut hasil diskusi. Beliau mengatakan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan yang disusun, pertama harus mencerminkan integrasi dan sInergi dari seluruh jajaran kesehatan baik di pusat maupun di daerah, kedua harus memuat hal-hal strategis di bidang kesehatan untuk memberi solusi substansial bagi masalah kesehatan, baik jangka panjang maupun pendek, ketiga memberi ruang bagi partisipan stakeholder sebagai bagian dari kerangka solusi masalah kesehatan masyarakat.

(GT, JP)

Share this Post: