Berita Itjen

Peran Serta Aktif AoC Inspektorat Jenderal Kemenkes pada Jambore Agen Perubahan Kementerian Kesehatan Gelombang II tahun 2017

Peran Serta Aktif AoC Inspektorat Jenderal Kemenkes pada Jambore  Agen Perubahan Kementerian Kesehatan Gelombang II tahun 2017

Jakarta, (28/8), Kegiatan Jambore Agen Perubahan Gelombang II dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan RI  Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) pada hari Senin, 28 Agustus 2017 bertempat di Auditorium Siwabessy, Gd. Prof. Sujudi dan didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes dengan mengusung tema “Penguatan Agen Perubahan”.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 28-29 Agustus 2017 dimulai dari Kantor Pusat Kementerian Kesehatan Jakarta lalu dilanjutkan ke Highland Resort Hotel Bogor. Kegiatan Jambore Agen Perubahan Gelombang II diikuti oleh Agent of Change (AoC) yang berasal dari 5 (lima) unit utama dilingkungan Kementerian Kesehatan RI yaitu, Inspektorat Jenderal, Ditjen Yankes, Ditjen Faralkes, Badan PPSDMK, dan Badan Litbangkes. Inspektorat Jenderal sendiri mengirimkan 19 AoC termasuk Sekretaris Inspektorat Jenderal Heru Arnowo, SH, MM, CFrA dan Inspektur II drg. Moh. Nur Nasiruddin, M.Kes selaku koordinator AoC di unit kerja yang dipimpin masing-masing.

Sebelum kegiatan Jambore gelombang II dibuka resmi oleh Ibu Menteri Kesehatan, panitia memberikan materi workshosp motivasi kepada para AoC yang disampaikan oleh Dr. R. Bramantyo Widyaiswara dari Pusdiklat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan judul materi “Revolusi Mental ASN Korpri dalam membangun Pemerintahan Berkelas Dunia”. Beliau dalam materinya menekankan betapa petingnya inovasi yang harus dilakukan oleh AoC dalam menjawab setiap tantangan permasalahan yang ada dalam pekerjaan sehari-hari, karena setiap AoC diberi kepercayaan oleh atasannya masing-masing untuk selalu berada selangkah lebih maju dibandingkan dengan yang lainnya dalam membantu berjalannya organisasi Kementerian Kesehatan ini ke arah yang lebih baik.

Setelah kegiatan workshop motivasi selesai kegiatan selanjutnya penyampaian materi yang disampaikan oleh Ketua Umum Korpri Pusat dengan judul Revolusi Mental ASN KORPRI dalam membangun pemerintahan berkelas dunia dan dilanjutkan penyampaian materi dari Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes mengenai Revolusi Profesionalisme ASN Kesehatan melalui ImplementasiIntegrasi Program.

Memasuki prosesi pembukaan secara resmi pelaksanaan kegiatan Jambore AoC Kemenkes gelombang II tahun 2017, Ibu Menteri Kesehatan menyampaikan arahan dalam sambutannya bahwa Kementerian Kesehatan melaksanakan kegiatan yang didasari oleh Nawa Cita Presiden dimana kita harus meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas oleh karena itu program tersebut diberinama Program Indonesia Sehat dimana kita harus mengubah mindset dari masyarakat ataupun diri kita untuk berparadigma hidup sehat. Salah satu paradigma hidup sehat yang harus dilaksanakan oleh ASN dilingkungan Kementerian Kesehatan adalah Hidup Sehat Tanpa Korupsi dimana kita harus menjaga diri, menjaga teman, dan menjaga Kementerian Kesehatan. Kita juga bersyukur bahwa pelayanan haji kita di Arab Saudi sejauh ini dianggap sangat baik, dan kita berdoa agar pelayanan kesehatan haji dapat berlangsung dengan baik sampai selesai, inilah yang yang dinamakan memberikan pelayanan dengan bersahabat, cepat dan tepat. Program Indonesia Sehat didukung oleh 3 program, yang pertama dari Kementerian Dalam Negeri yaitu Standar Pelayanan Minimal, dimana setiap masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan dasar minimal, yang kedua Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dan yang terakhir adalah Pendekatan Keluarga.

Ibu Menteri Kesehatan menitipkan pesan kepada seluruh peserta AoC yang harus mengubah mindset bahwa kita adalah agent of change, masyarakat harus diingatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, mereka harus diingatkan untuk makan sayur dan buah, dan kita harus bisa mengubah mereka agar mengerti tentang gizi. Ini adalah cara untuk memcapai SDM yang berkualitas agar generasi kedepan adalah generasi yang tangguh, generasi yang produktifitasnya tinggi, ini harus dilakukan perubahan perilaku, agent of change dari kita dulu, kita harus terintegrasi, program-program kita tidak boleh berjalan masing-masing, kalau kita masing-masing linier tidak akan ketemu titiknya, oleh karena itu kita harus membuat inovasi-inovasi yang membuat kita menjadi satu. Selanjutnya setelah pembukaan kegiatan Jambore disampaikan materi oleh Ketua Umum Korpri Pusat dengan judul Revolusi Mental ASN KORPRI dalam membangun pemerintahan berkelas dunia dan dilanjutkan penyampaian materi dari Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan mengenai Revolusi Profesionalisme ASN Kesehatan melalui Implementasi Integrasi Program.

Seluruh rangkaian kegiatan AoC di dalam kantor sudah terlaksana sampai dengan pukul 16.00 wib, pihak panitia telah mempersiapkan kendaraan bis dengan ukuran sedang untuk memberangkatkan para AoC Kemenkes dalam melaksanakan agenda kegiatan berikutnya di luar kantor, pada kesempatan yang sama Ibu Menteri Kesehatan berkenan hadir secara langsung untuk melepas secara simbolis para peserta jambore AoC Kemenkes gelombang II berangkat ke Highland Resort Kota Bogor Provinsi Jawa Barat.

Memasuki sesi ke II kegiatan AoC di luar kantor bertempat di Highland Resort Hotel Bogor, dimulai dengan pemberian materi oleh Tim Fasilitator dari Pusdikkes TNI AD mengenai Pengenalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang dilanjutkan pengucapan janji AoC pada upacara malam tradisi dengan dipimpin oleh Inspektur upacara Dr. dr. Agus Radian Rahim, Sp.OT(K), M.Epid, MH.Kes selaku koordintaor AoC di Sekretariat Ditjen Pelayanan Kesehatan. Kegiatan yang membakar semangat kepada para AoC Kemenkes adalah dengan diadakannya lomba yel-yel dengan dipandu langsung tim dari Pusdikkes TNI AD sekaligus menjadi juri kepada masing-masing pleton AoC yang sudah dibagi menjadi empat pleton ditambah satu pleton tambahan dari unsur pimpinan eselon II yang hadir saat itu dengan sebutan tonsus (pleton khusus), dari hasil penilaian yang dilakukan oleh dewan juri didapat pemenang lomba yel-yel terbaik jatuh kepada pleton 3.

Di hari kedua, kegiatan diawali dengan dengan senam bersama yang dimulai pukul 05.30 wib. Sesuai ketentuan yang disepakati antara fasilitator dari Pusdikkes TNI AD dan peserta AoC, seluruh pleton diwajibkan hadir di lokasi senam tepat waktu yaitu pukul 05.30 wib hal ini dilakukan agar menguji kepatuhan masing-masing AoC dalam kegiatan terkecil yaitu disiplin waktu, pelajaran inilah yang diharapkan dapat terus dilanjutkan setelah kembali ke masing-masing unit instansi kerjanya untuk dapat ditularkan ke seluruh pegawai yang ada di masing-masing satuan kerja. Kegiatan di lapangan senam dilanjutkan dengan Kesemaptaan Bela Negara yang diisi dengan materi baris-berbaris dan materi survival didalam hutan, hal ini bertujuan untuk mengambil pelajaran kepada para AoC di lingkungan Kementerian Kesehatan agar mampu bertahan/menghadapi dalam kondisi apapun untuk dapat melewati rintangan permasalahan yang ada di masing-masing satuan kerja.

Seluruh rangkaian agenda kegiatan jambore AoC gelombang II di lingkungan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan, memasuki sesi akhir selanjutnya panitia membagi AoC kembali ke masing-masing unit utama untuk membuat Rencana Aksi Inovasi Perubahan di masing-masing satuan kerja, masing-masing kelompok menunjuk ketua untuk menyampaikan hasil Rencana Aksi yang sudah dibuat kepada seluruh peserta AoC agar dapat ditanggapi dan diberikan tambahan untuk lebih melengkapi setiap kekurangan atas rencana aksi yang dibuat demi mewujudkan nilai-nilai Kementerian Kesehatan yang Pro Rakyat, Inclusive, Responsive dan Bersih.

Kontributor: AF, AR, AAB

Share this Post: