Berita Itjen

Ses Itjen Ingatkan Satker Untuk Kerja Maksimal Dalam Rangka Persiapan Penilaian WBK

Ses Itjen Ingatkan Satker Untuk Kerja Maksimal Dalam Rangka Persiapan Penilaian WBK

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Sosialisasi Mekanisme Evaluasi dan Survey Online ZI-RB Tahun 2020 oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB. Jumat (28/8) Inspektorat Jenderal mengundang 19 Satuan Kerja Kementerian Kesehatan  untuk melaksanakan rapat koordinasi secara virtual, terkait Persiapan Penilaian yang akan dilakukan oleh Tim Penilaian Nasional (TPN) 2020.

Hal tersebut dilakukan mengingat TPN Wilayah Bebas dari Korupsi akan melaksanakan penilaian bagi satuan kerja Kementerian Kesehatan yang telah diajukan WBK, yang sebelumnya telah melalui proses assessment oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kemenkes.

Rapat tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Rarit Gempari, MARS, QIA. Dalam arahanya Ses Itjen menekankan kepada semua satker nominasi WBK untuk melakukan persiapan secara maksimal, agar penialaian yang didapat nantinya akan mencapai hasil yang baik. Semua satker diminta untuk lebih menonjolkan inovasi dan keberhasilan program kerja yang telah di rasakan oleh masyarakat.

Ses Itjen juga menyampaikan dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh TPI terdapat 7 (tujuh) rekomendasi yang perlu diperhatikan oleh seluruh satker, yaitu:

  1. Meningkatkan  pemahaman dan komitmen pimpinan serta pegawai pada unit kerja terhadap substansi tiap-tiap area perubahan;
  2. Menyusun peta risiko di setiap unit kerja dengan memperhatikan potensi terjadinya penyimpangan integritas;
  3. Melakukan inovasi pelayanan yang sifatnya mendekatkan, mempermudah  dan mempercepat  waktu layanan, serta hospitality petugas  kepada masyarakat sesuai core business unit kerja;
  4. Membangun dan mengimplementasikan sistem pelayanan yang terintegrasi antar unit kerja yang ada dalam suatu kawasan;
  5. Meningkatkan keterlibatan pimpinan unit kerja dalam implementasi manajemen kinerja;
  6. Memperbaiki strategi komunikasi dari setiap unit kerja untuk meningkatkan kedekatan mereka dengan masyarakat atau pemangku kepentingan dengan cara mengefektifkan pengelolaan media;
  7. Melakukan survei kepuasan masyarakat secara berkala atas kualitas dan integritas pelayanan.

Diharapkan dengan diadakannya rapat koordinasi ini, satker Kementerian Kesehatan dapat memperisapkan secara matang dan baik semua data kebutuhan penilaian dan  mampu memberikan hasil yang terbaik untuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Salam Sehat Anti Korupsi... (JP)

Share this Post: