Berita Itjen

SINERGITAS PENGUATAN PENGAWASAN INTERN DALAM MEWUJUDKAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS

SINERGITAS PENGUATAN PENGAWASAN INTERN DALAM MEWUJUDKAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS

Sentul (3/7) Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Tahun 2019 dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan di Alana Hotel Sentul, Bogor. Rakorwas tahun ini mengambil tema Sinergitas Penguatan Pengawasan Intern terhadap Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan untuk Mewujudkan Pencapaian Pembangunan Kesehatan yang Berkualitas.

Kegiatan ini didahului dengan laporan dari Sekretaris Inspektorat Jenderal kemudian dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa APIP Kementerian Kesehatan harus dapat memastikan bahwa pelaksanaan DAK Bidang Kesehatan sesuai dengan peraturan perudang-undangan.

 

“APIP memiliki peran strategis dalam mengawal pengelolaan DAK Bidang Kesehatan di daerah melalui kegiatan pengawasan baik audit, reviu, pemantauan maupun evaluasi untuk memastikan pemanfaatan anggara DAK digunakan secara efisiensi, efektif, dan ekonomis, serta tepat waktu, sasaran, maupun jumlah sesuai dengan penetapan alokasi DAK dan petunjuk teknis penggunaan dana DAK”, kata Ibu Irjen

Pelaksanaan Rakorwas Tahun 2019 ini kemudian dilanjutkan dengan panel antara Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat, dan Sekretaris Jenderal. Materi yang disampaikan oleh Dirjen Kesmas kali ini adalah Pemanfaatan DAK Fisik dan DAK Non Fisik Lingkup Program Kesmas Tahun 2020. Sedangkan Dirjen Yankes menyampaikan materi mengenai Gambaran Pelaksanaan Program Prioritas Kesehatan pada Pelayanan Kesehatan yang Bersumber dari DAK (Keberhasilan, Permasalahan, dan Solusi).

Materi yang terakhir disampaikan oleh Sekretaris Jederal terkait dengan Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran Program Prioritas Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2019 dan 2020. Selanjutnya kegiatan Rakorwas hari pertama ditutup dengan diskusi antara pembicara dan peserta yang hadir mewakili seluruh wilayah Indonesia di bidang kesehatan (GT & HA).

Share this Post: