Berita Itjen

Workshop Satuan Kepatuhan Internal (SKI) Inspektorat Jenderal Kemenkes RI

Workshop Satuan Kepatuhan Internal (SKI) Inspektorat Jenderal Kemenkes RI

(14/12) Inspektorat Jenderal mengadakan workshop Satuan Kepatuhan Internal (SKI). Acara ini bertempat di ballroom Swiss-Belhotel Bogor dan diselenggarakan pada tanggal 12-14 Desember 2019. Acara yang dihadiri oleh perwakilan unit utama dan satker-satker Kementerian Kesehatan ini bertujuan dalam rangka mempersiapkan terbentuknya Satuan Kepatuhan Internal (SKI) yang bertugas memastikan terlaksananya tata kelola organisasi yang akuntabel, pengendalian intern, dan manajemen risiko pada Satuan Kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Pada hari pertama, acara ini dibuka oleh Inspektur I, Edward Harefa, SE, MM yang mewakili Inspektur Jenderal. Dalam sambutannya, beliau berharap dengan terbentuknya SKI maka akan membantu Inspektorat Jenderal dalam melaksanakan pengawasan guna mewujudkan Kementerian Kesehatan yang baik dan bersih. Selain itu turut hadir dua narasumber yaitu Inspektur VII Kementerian Keuangan, Roberth Gonijaya dan Auditor Utama Kementerian Perhubungan, Pepen Supendi Yusuf yang memberikan materi tentang Peran Unit Kepatuhan Internal dalam Mewujudkan Tata Kelola yang Baik dan Bersih di masing-masing unit Kementerian mereka.

 

Di hari kedua workshop, hadir Irjen drg. Murti Utami, MPH. Beliau memberikan arahan bahwa pengawasan oleh Inspektorat Jenderal saat ini belum dapat berjalan secara optimal karena keterbatasan sumber daya yang tersedia. Jumlah auditor Inspektorat Jenderal saat ini berjumlah 164 orang sedangkan jumlah satker Kementerian Kesehatan yang harus diawasi sebanyak 419 Satker yang tersebar di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut mengakibatkan kegiatan pengawasan belum dapat menjangkau seluruh Satker. Berkenaan hal tersebut, pembentukan SKI merupakan hal yang penting dan mendesak sebagai terobosan yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi manajemen satuan kerja dalam melakukan pemantauan pelaksanaan pengendalian intern tanpa harus bertumpu pada pelaksanaan pengawasan oleh Inspektorat Jenderal.

Selain itu juga diadakan Diskusi Kelompok yang bertujuan untuk menghasilkan teknis pembentukan SKI yang akan dibuat di masing-masing satker, dimana topik diskusi dibagi dalam tiga kelas yaitu Teknis Pembentukan SKI di lingkungan Unit Utama Pusat, Teknis Pembentukan SKI di lingkungan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dan Teknis Pembentukan SKI di lingkungan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan dan Ditjen Pelayanan Kesehatan.

Dalam acara ini juga diselenggarakan penghargaan kepada Pengelola Unit Pengendalian Gratifikasi terbaik, pengelola LHKPN terbaik, dan pengelola LHKASN terbaik di Unit Kerja Kementerian Kesehatan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Inspektur Jenderal. Unit Kerja penerima penghargaan tersebut antara lain:

Unit Pengelola LHKASN Terbaik tahun 2019

  1. BPFK Surabaya
  2. KKP Kelas I Soekarno Hatta
  3. BBPK Makassar

Unit Pengelola LHKPN Terbaik tahun 2019

  1. Inspektorat Jenderal
  2. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  3. Sekretariat Jenderal

Unit Pengendali Gratifikasi Terbaik tahun 2019

  1. RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua
  2. RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang
  3. Bapelkes Cikarang

(LG)

Share this Post: